Tampilkan postingan dengan label gambar modifikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gambar modifikasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 April 2011

FAKTA-FAKTA CLASIC Logo Otomotif Alfa Romeo 33 Stradale, Sang Italian Sweetheart!

FAKTA-FAKTA CLASIC Logo Otomotif Alfa Romeo 33 Stradale, Sang Italian Sweetheart!



Jika kita berpikir : “Mobil Italia apakah yang paling “Italia”?”, Maksudnya, mobil dari Italia yang benar-benar memiliki darah, desain & ciri khas mobil Italia, yang membuat orang yang melihatnya pasti berpikir bahwa “Mobil ini pasti dari Italia”
Jawabannya pasti banyak dan berasal dari beberapa era. Bisa saja Ferrari F40, Maserati GranTurismo, Lamborghini Miura ataupun Fiat 500. Namun, yang paling memiliki aura akan Italia adalah Alfa Romeo, lebih tepatnya Alfa Romeo 33 Stradale, mobil yang menduduki peringkat ke-15 dalam list 100 mobil ter-seksi menurut Top Gear

Apa yang membuatnya menjadi salah satu mobil sport Italia yang paling “Italia”? Yang pertama adalah desain. Siapa yang tidak menyukai desain dari Italia? Pininfarina, ItalDesign, Bertone, Zagato, banyak sekali rumah desain dari Italia yang dipakai jasanya oleh para pabrikan besar untuk mendesain produk mereka

Stradale 33 ini sendiri didesain oleh Franco Scaglione dari rumah desain Carrozzeria Marazzi pada tahun 1967 dengan basis dari mobil balap Autodelta Alfa Romeo T33, dan diperkenalkan pada Turin Motorshow di tahun yang sama. Kurang familiar akan rumah desain itu? Carrozzeria Marazzi sendiri merupakan yang bertanggung jawab akan pembuatan mobil-mobil Alfa Romeo yang ikonik, seperti Giulia & 8C Cabriolet

Selain desain, kuantitas & harga juga menjadi patokan. Kebanyakan mobil dari Italia, selain relatif jarang bahkan langka, juga memiliki harga yang tidak terlalu ekonomis. Mengapa? Ini karena mereka lebih melihat mobil sebagai karya seni, bukanlah komoditas ekonomi, yang membuat faktor harga bukanlah persoalan

Alfa Romeo & Carozzeria Marazzi hanya diproduksi 18 unit Stradale 33 dengan harga $17.000 ditahun 1968 pada saat peluncurannya. Terlihat murah? bandingkan dengan harga rata-rata mobil baru pada saat itu yang hanya $2.822, membuat Stradale 33 menjadi mobil termahal saat itu di dunia!

Selain 2 faktor diatas, sisi teknologi juga mesti masuk perhitungan, karena buat apa desain yang cantik serta harga yang mahal jika memiliki teknologi yang standar? Alfa Romeo sendiri membuat Stradale 33 menjadi mobil pertama yang memakai teknologi pintu Dihedral

Kurang familiar? Mungkin pintu kupu-kupu lebih enak didengar. Membuat Stradale 33 juga memiliki pintu yang membulat, mengitari atapnya. Di gambar ini juga kita dapat lihat, kualitas pengerjaan interiornya, yang benar-benar detail & klasik. Salah satu bukti bahwa orang Italia mendesain mobil sebagai karya seni

Yang terakhir adalah mesin. Kali ini, bukanlah mobil dengan mesin yang terbesar, terkencang ataupun tercanggih yang menjadi patokan, melainkan : KARAKTER

Siapa yang mempertanyakan karakter dari mesin buatan Alfa Romeo? Derumannya, getarannya, kurva tenaganya, semuanya memiliki ciri khas yang sulit ditandingi mobil lain. Banyak orang menjadi Alfisiti (fans Alfa Romeo) bukan karena melihat desainnya yang indah saja, namun juga ketika mendengar suara atau sensasi ketika mengemudikannya

Karena berbasis dari mobil balap, tentunya mesin Stradale 33 sendiri memiliki kelebihan dibanding mesin versi jalan raya lainnya. Spesialis mesin balap Carlo Chiti mendesain mesin V8 berkapasitas 1.955cc ini dengan teknologi hebat, seperti sistem injeksi SPICA, 4 koil serta…16 unit busi! Membuatnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 230hp@8800rpm untuk versi jalan, dan 270hp jika disetting untuk balap

Untuk menyalurkan tenaga sebesar itu, Carlo Chiti memasangkan girboks 6-percepatan buatan spesialis transmisi Valerio Colotti untuk dipasangkan dengan mesin yang konon mampu berkitir sampai 10.000rpm. Bayangkan suara yang dihasilkannya pada momen itu!

Berkat desain aerodinamis & mesin yang kuat, Stradale 33 memiliki performa yang mengagumkan. Bayangkan, di era 60an, masih sedikit mobil jalanan yang mampu berakselerasi 0-96km/h hanya dalam waktu 5,5 detik & topspeed 260km/h, cukup kencang untuk menyalip seluruh mobil lainnya di jalan raya pada era 60an!

Kencang, indah, langka, mahal. Mungkin kombinasi akan semua poin itu tidak akan membuat sebuah mobil menjadi dambaan semua orang, namun ditangan Alfa Romeo & dilakukan dengan cara ala Italia, pastinya akan membuat sebuah maha karya yang benar-benar membuat banyak orang terpukau!

Adu kelistikan Otomotif edo Competition CCR, Menambah Tips Otomotif Sang Jagoan “Tua”

Adu kelistikan Otomotif edo Competition CCR, Menambah Tips Otomotif Sang Jagoan “Tua”



Apa persamaan antara Porsche Carrera GT & Koenigsegg CCR? Kedua-duanya dibuat dari tahun 2004 sampai 2006, serta kedua-duanya kali ini mendapat suntikan modifikasi dari tuner terkenal dari Jerman. Jika Carrera GT mendapat dosis modifikasi dari Gemballa bernama Mirage GT, maka CCR mendapat kit “Evolution” dari edo Competition

Melihat usia CCR yang sudah berusia 5 tahun, tentunya muncul pertanyaan di benak : “Untuk apa mobil lama dimodifikasi?”. Ini bukan berarti CCR mobil jelek atapun kurang garang, karena tenaga maksimum bawaanya saja sudah mencapai 827hp, membuatnya menjadi salah satu mobil terkencang pada saat itu!

Alasannya karena, bagi pemiliknya yang berlokasi di Belanda, CCR sekarang sudah tidak sebrutal dulu. Akhirnya, ia membawa mobil keren ini ke edo Competiion, agar diberi modifikasi “simpel”. Unit supercharger tambahan buatan HAS akhirnya dipilih untuk menambah suntikan tenaga di rpm rendah pada mesin Ford V8 4700cc Twin Turbo, membuatnya makin “sinting”, 891hp!

Namun, tenaga raksasa bukanlah tujuan edo Competition, karena naiknya tenaga tidak terlalu berpengaruh pada performa bawaan CCR yang sudah impresif. Menurut edo, tujuan mereka adalah membuat tenaga besar itu lebih menyebar di setiap putaran mesin, serta torsi maksimumnya lebih cepat tercapai”. Jadi, pemasangan supercharger ini membuat CCR jadi lebih responsif & enak dipakai di perkotaan

Selain supercharger, gearbox manual buatan pabrikan Swedia ini pun dirubah agar lebih mudah diganti persenelingnya. Manajemen mesinnya pun disetting, seperti tekanana superchargernya akan mulai menyalak pada 3.700rpm sampai 6.000rpm, serta redline-nya dipotong, dari 7.600rpm berubah menjadi 7.200

Karena alasan tidak fungsional, edo akhirnya mengurangi topspeed CCR ini, dari 394km/h menjadi 390km/h. Alasannya karena dengan untuk kecepatan segitu, sangat berbahaya & membutuhkan jalan lurus yang panjang. Belum lagi soal ban yang lebih cepat habis, toh kecepatan 390km/h sudah cukup menakutkan untuk mobil-mobil lain bukan?

Ya, pada akhirnya, modifikasi yang baik adalah yang fungsional, bukan hanya menambah tenaga ataupun topspeed, namun mengurangi kenikmatan & kenyamanan berkendara!

Minggu, 17 April 2011

ADV.1 Ferrari California, The Mobil Sport California Love

ADV.1 Ferrari California, The Mobil  Sport California Love



C-A-L-I-F-O-R-N-I-A
Mengawali tema “Supercar” di bulan ini, saya akan mengulas (sedikit) tentang Ferrari California, sebuah sportcar Grand Touring yang pertama kali diperkenalkan di Paris Motor Show 2008

Yep, mobil konvertibel dengan konfigurasi kursi 2+2 ini juga dimiliki oleh si wanita penguras uang ratusan miliar Rupiah, Malinda Dee, meskipun bedanya, California ini merupakan salah satu mobil demo milik pabrikan velg papan atas, ADV.1

Dengan mesin V8 4300cc bertenaga 450hp yang ditempatkan di depan, tentu saja California merupakan mobil yang kencang. Performanya baik juga, bahkan termasuk hebat untuk ukuran mobil konvertibel!

Ini dia figurnya : Kecepatan maksimum sekitar 310km/h & mampu berakselerasi 0-100km/h hanya dalam waktu 4 detik, sama dengan Ferrari F430 (yang juga dimiliki oleh Malinda Dee) meskipun memiliki bobot & tenaga yang lebih kecil, hebat kan!

Ini semua, berkat inovasi-inovasi Ferrari yang pertama kali mereka lakukan di mobil yang mengambil nama dari mobil legendaris, Ferrari 250 GT buatan tahun 1950, seperti :
-Ferrari pertama dengan mesin V8 yang ditempatkan di depan
-Ferrari pertama dengan transmisi 7-percepatan dan kopling ganda
-Ferrari pertama dengan atap metal yang dapat dilipat
-Ferrari pertama dengan suspensi multi-link di belakang
-Ferrari pertama dengan teknologi Direct Petrol Injection

Meski bukan yang pertama dilakukan (pabrikan lain sudah lebih awal melakukannya), namun ini menunjukan bahwa Ferrari mulai merubah imej mereka menjadi lebih mengerti pasar & teknologi saat ini

Dengan segala kelebihan itu, tentu saja banyak orang yang kepincut dengan mobil cantik seharga 4-5 miliar Rupiah ini, dari produsen velg sampai seorang kriminal!
Sumber : ADV.1

Supersport Dodge Viper SRT10 ACR, Sang Ular Berbisa Pemangsa Corvette!

Supersport Dodge Viper SRT10 ACR, Sang Ular Berbisa Pemangsa Corvette!





Bagi penggemar mobil sport, pasti hapal dengan tampang sangar & intimidatif ini. Ya, sang supercar kebanggan Amerika, Viper. Mesin buas bak ular yang sedang lapar, handling liar yang butuh kemampuan untuk mengendalikannya, serta desain agresif, siapa yang tidak tahu akan mobil ini?



Meskipun memiliki imej yang mengerikan, namun jika sudah tahu kemampuan serta cara mengendalikannya, maka Viper akan berubah menjadi mesin pembantai di sirkuit, seperti yang dibuktikan oleh Mopar, rumah modifikasi resmi dari Chrysler Group serta pembalap Kuno Wittmer
Dengan versi SRT10 ACR (American Club Racer), Viper mampu menghancurkan rekor lap di Miller Motorsports Park dengan catatan waktu 1:59.995, lebih cepat 4 detik, jauh meninggalkan rekor yang sebelumnya dicetak oleh Corvette ZR1 yang dipiloti oleh Jan Magnussen (2:03.86)

Hebatnya, rekor Viper kali ini dicetak pada konfigurasi sirkuit Miller Motorsport Park versi Outer Course, yang perdana kali dimulai pada saat rekor Viper ini dicetak. Benar-benar paten!

Kuno Wittmer sendiri berkata “Viper ACR ini benar-benar gila, mampu dipacu habis-habisan di sirkuit sampai batas maksimum, dan aku yakin bahwa aku mampu menyikat semua tikungan tanpa kesalahan”. Viper SRT10 ACR yang merupakan Viper versi terakhir sebelum berhenti produksi ini juga memiliki reputasi terhormat sebagai penghancur rekor lap, seperti di Laguna Seca (2009, 1:33.92), serta sirkuit kebanggan Eropa, Nordschleife (2008, 7:22.1)

Seperti yang kita tahu, Viper merupakan sportcar yang menggunakan mesin raksasa, V10 8400cc yang berasal dari truk Dodge RAM, membuatnya memiliki tenaga yang raksasa. Untuk versi ACR sendiri, mesin ini dimodifikasi agar mampu menghasilkan tenaga sebesar 600hp serta torsi maksimum yang fenomenal, 760nm!

Dengan bobot yang lebih ringan serta aerodinamika yang lebih baik dibanding Viper biasa, versi ACR ini mampu berakselerasi 0-96km/h hanya dalam waktu dibawah 4 detik serta kecepatan maksimum 296 km/h

Standar untuk ukuran mobil balap? Ini bukan kelebihan khas mobil sport Amerika, karena kemampuan sebenarnya dari Viper terasa pada dipacu 0-402m, karena hanya butuh waktu 11 detik kurang! Masih belum menggetarkan? Ini performa lainnya : 0-161km/h lalu berhenti, hanya butuh waktu 11 detik. Sinting!

Untuk menahan tenaga sebesar itu, Mopar melakukan 2 cara. Pertama, untuk menambah daya tekannya, sebuah Air Splitter berbahan karbon fiber didepan serta sayap raksasa yang dapat diatur di belakang, membuatnya mampu menahan tekanan 453,6kg pada kecepatan 241km/h. Pastinya berguna untuk makin “merekatkan” Viper ACR dengan aspal sirkuit

Yang kedua adalah di kaki-kakinya. Mopar bekerja sama dengan KW Suspension membuat suspensi khusus 2-jalur yang dapat disetel dengan spek kompetisi, serta perangkat rem dari StopTech yang bersembunyi dibalik velg alumunium ringan yang dibalut ban kompetisi Michelin PS Cup

Dengan segala kemampuan impresif dari Viper ACR, siapa yang berani menantangnya? Gila, buas & kencang. Pastinya Lamborghini & Ferrari sekalipun akan pikir panjang jika ingin menantangnya di sirkuit!

Sabtu, 16 April 2011

ProtoMotors Spirra, Supercar Rasa Ginseng!

ProtoMotors Spirra, Supercar Rasa Ginseng!



Ingin memiliki supercar, namun ingin sesuatu yang berbeda? Banyak pilihannya. Dari yang memilih supercar dengan spesifikasi khusus & terbatas, atau memilih pabrikan yang…tidak terlalu terkenal namun memiliki performa yang baik

Bagaimana jika kita memilih opsi yang kedua. Maka pilihannya akan semakin banyak, dari yang buatan Eropa, sampai yang buatan Korea. Heh, Korea? Memangnya ada supercar dari Korea? Jangan salah, selain De Macross GT1, Korea juga memiliki supercar lain yang memiliki performa baik, serta harga yang kompetitif bernama Spirra

Spirra, yang awalnya didesain oleh perusahaan kecil bernama Oulim, setelah 10 tahun riset & pengetesan akhirnya diproduksi, setelah hak produksi Spirra dibeli oleh perusahaan karoseri Korea, ProtoMotors. Desain Spirra yang futuristik ini, sepertinya hampir mirip dengan Autobacs Garaiya atau Tommy Kaira ZZ-2. Pabrikan-pabrikan Korea memang sedang berbenah dalam soal desain, termasuk Hyundai

Body Spirra ini, dibuat dari karbon fiber dan dipasang di sasis spaceframe tubular. Dengan bobot hanya 1.323kg, Spirra termasuk ringan & sepertinya seimbang dengan saingan terdekatnya, Lotus Evora

Spirra yang memiliki 4 model ini memiliki 4 macam mesin juga. Konsumen bebas memilih, mau yang versi pertama yang diperkuat mesin V6 2700cc supercharger dari Hyundai Genesis bertenaga 175hp, sampai yang teringginya, V8 4600cc bertenaga 500hp, yang membuat Spirra mampu berakselerasi 0-100km/h hanya dalam 3,5 detik serta kecepatan maksimum 315km/h. Hebat kan!

Untuk menahan gempuran tenaga sebesar itu, ProtoMotors memasang perangkat rem kuat Brembo 6-piston di depan & 4-piston dibelakang, serta velg 18″ yang dibuat sendiri oleh ProtoMotors

Yang mengagumkan adalah interiornya, sangat keren, bahkan jika dibandingkan dengan pabrikan Eropa. Kombinasi antara karbon fiber & kulit berkualitas tinggi, memang berhasil membuat Spirra terlihat elit. Jangan lupa teknologi-teknologi seperti layar sentuh LCD untuk navigasi & perangkat hiburan

Untuk membuktikan kemampuan Spirra, ProtoMotors pernah membuat versi kompetisi dari Spirra untuk berkompetisi di kejuaraan Korean GT Master dan bersaing dengan kompetitornya seperti BMW M3 GTR, Porsche 911 GT3 RSR serta Nismo 350Z

Agar kemampuannya tidak kalah dengan saingannya, ProtoMotors memasang mesin V6 2700cc Twin Turbo dengan tenaga 600hp dan mampu melaju sampai 338km/h. Dengan kemampuan ini, Spirra mampu menjuarai KGTM pada tahun 2008. Termasuk hebat, karena debut awalnya dimulai pada tahun yang sama, di sirkuit Yongin Speedway

ProtoMotors sendiri lebih fokus pada pasar negaranya sendiri & Asia, sehingga Eropa & Amerika belum dapat mencicipi kemampuan Spirra. Semoga saja melihat animo pasar yang baik, ProtoMotors berencana memasukannya ke negara-negara lain, termasuk Indonesia!
Sumber : ProtoMotors

Aston Martin Modifikasi Vantage GT3, Ksatria Balap Mobil Sport Terbaru Inggris

Aston Martin Modifikasi Vantage GT3, Ksatria Balap Mobil Sport Terbaru Inggris



Perkenalkan Vantage GT3, mobil balap terbaru Aston Martin yang merupakan versi balap dari Vantage V12 yang untuk awalnya hanya disediakan untuk 10 pelanggan Aston Martin yang beruntung! Aston Martin berencana akan menurunkan mobil (super) keren ini untuk mengalahkan Ferrari 458 Italia & McLaren MP4-12C

Bagi penggemar Aston Martin pasti tahu versi sirkuit dari Vantage bernama GT4. Ya, GT3 ini disediakan untuk yang merasa versi GT4 kurang “menggigit”. Bagaimana tidak? dengan mesin lebih kuat V12 6000cc bertenaga 600hp, transmisi paddle shifter yang diperbaharui, serta elektronik yang lebih baik, pastinya GT3 bisa mencetak waktu lebih singkat dibanding GT4, bahkan dari DBR9S yang akan digantikannya

He, DBR9 akan digantikan? Untuk versi GT2 mungkin belum, karena Aston Martin belum membuat Vantage versi GT2, namun jika mobil berbobot hanya 2.755lbs ini mampu berprestasi, mungkin saja nanti Aston Martin & Inggris akan memiliki ksatria baru di arena balap!