Tampilkan postingan dengan label modifikasi motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label modifikasi motor. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 April 2011

ADV.1 Ferrari California, The Mobil Sport California Love

ADV.1 Ferrari California, The Mobil  Sport California Love



C-A-L-I-F-O-R-N-I-A
Mengawali tema “Supercar” di bulan ini, saya akan mengulas (sedikit) tentang Ferrari California, sebuah sportcar Grand Touring yang pertama kali diperkenalkan di Paris Motor Show 2008

Yep, mobil konvertibel dengan konfigurasi kursi 2+2 ini juga dimiliki oleh si wanita penguras uang ratusan miliar Rupiah, Malinda Dee, meskipun bedanya, California ini merupakan salah satu mobil demo milik pabrikan velg papan atas, ADV.1

Dengan mesin V8 4300cc bertenaga 450hp yang ditempatkan di depan, tentu saja California merupakan mobil yang kencang. Performanya baik juga, bahkan termasuk hebat untuk ukuran mobil konvertibel!

Ini dia figurnya : Kecepatan maksimum sekitar 310km/h & mampu berakselerasi 0-100km/h hanya dalam waktu 4 detik, sama dengan Ferrari F430 (yang juga dimiliki oleh Malinda Dee) meskipun memiliki bobot & tenaga yang lebih kecil, hebat kan!

Ini semua, berkat inovasi-inovasi Ferrari yang pertama kali mereka lakukan di mobil yang mengambil nama dari mobil legendaris, Ferrari 250 GT buatan tahun 1950, seperti :
-Ferrari pertama dengan mesin V8 yang ditempatkan di depan
-Ferrari pertama dengan transmisi 7-percepatan dan kopling ganda
-Ferrari pertama dengan atap metal yang dapat dilipat
-Ferrari pertama dengan suspensi multi-link di belakang
-Ferrari pertama dengan teknologi Direct Petrol Injection

Meski bukan yang pertama dilakukan (pabrikan lain sudah lebih awal melakukannya), namun ini menunjukan bahwa Ferrari mulai merubah imej mereka menjadi lebih mengerti pasar & teknologi saat ini

Dengan segala kelebihan itu, tentu saja banyak orang yang kepincut dengan mobil cantik seharga 4-5 miliar Rupiah ini, dari produsen velg sampai seorang kriminal!
Sumber : ADV.1

Supersport Dodge Viper SRT10 ACR, Sang Ular Berbisa Pemangsa Corvette!

Supersport Dodge Viper SRT10 ACR, Sang Ular Berbisa Pemangsa Corvette!





Bagi penggemar mobil sport, pasti hapal dengan tampang sangar & intimidatif ini. Ya, sang supercar kebanggan Amerika, Viper. Mesin buas bak ular yang sedang lapar, handling liar yang butuh kemampuan untuk mengendalikannya, serta desain agresif, siapa yang tidak tahu akan mobil ini?



Meskipun memiliki imej yang mengerikan, namun jika sudah tahu kemampuan serta cara mengendalikannya, maka Viper akan berubah menjadi mesin pembantai di sirkuit, seperti yang dibuktikan oleh Mopar, rumah modifikasi resmi dari Chrysler Group serta pembalap Kuno Wittmer
Dengan versi SRT10 ACR (American Club Racer), Viper mampu menghancurkan rekor lap di Miller Motorsports Park dengan catatan waktu 1:59.995, lebih cepat 4 detik, jauh meninggalkan rekor yang sebelumnya dicetak oleh Corvette ZR1 yang dipiloti oleh Jan Magnussen (2:03.86)

Hebatnya, rekor Viper kali ini dicetak pada konfigurasi sirkuit Miller Motorsport Park versi Outer Course, yang perdana kali dimulai pada saat rekor Viper ini dicetak. Benar-benar paten!

Kuno Wittmer sendiri berkata “Viper ACR ini benar-benar gila, mampu dipacu habis-habisan di sirkuit sampai batas maksimum, dan aku yakin bahwa aku mampu menyikat semua tikungan tanpa kesalahan”. Viper SRT10 ACR yang merupakan Viper versi terakhir sebelum berhenti produksi ini juga memiliki reputasi terhormat sebagai penghancur rekor lap, seperti di Laguna Seca (2009, 1:33.92), serta sirkuit kebanggan Eropa, Nordschleife (2008, 7:22.1)

Seperti yang kita tahu, Viper merupakan sportcar yang menggunakan mesin raksasa, V10 8400cc yang berasal dari truk Dodge RAM, membuatnya memiliki tenaga yang raksasa. Untuk versi ACR sendiri, mesin ini dimodifikasi agar mampu menghasilkan tenaga sebesar 600hp serta torsi maksimum yang fenomenal, 760nm!

Dengan bobot yang lebih ringan serta aerodinamika yang lebih baik dibanding Viper biasa, versi ACR ini mampu berakselerasi 0-96km/h hanya dalam waktu dibawah 4 detik serta kecepatan maksimum 296 km/h

Standar untuk ukuran mobil balap? Ini bukan kelebihan khas mobil sport Amerika, karena kemampuan sebenarnya dari Viper terasa pada dipacu 0-402m, karena hanya butuh waktu 11 detik kurang! Masih belum menggetarkan? Ini performa lainnya : 0-161km/h lalu berhenti, hanya butuh waktu 11 detik. Sinting!

Untuk menahan tenaga sebesar itu, Mopar melakukan 2 cara. Pertama, untuk menambah daya tekannya, sebuah Air Splitter berbahan karbon fiber didepan serta sayap raksasa yang dapat diatur di belakang, membuatnya mampu menahan tekanan 453,6kg pada kecepatan 241km/h. Pastinya berguna untuk makin “merekatkan” Viper ACR dengan aspal sirkuit

Yang kedua adalah di kaki-kakinya. Mopar bekerja sama dengan KW Suspension membuat suspensi khusus 2-jalur yang dapat disetel dengan spek kompetisi, serta perangkat rem dari StopTech yang bersembunyi dibalik velg alumunium ringan yang dibalut ban kompetisi Michelin PS Cup

Dengan segala kemampuan impresif dari Viper ACR, siapa yang berani menantangnya? Gila, buas & kencang. Pastinya Lamborghini & Ferrari sekalipun akan pikir panjang jika ingin menantangnya di sirkuit!

Lamborghini Estoque Wagon Sport Car, Lagi-Lagi Mengincar Ferrari!

Lamborghini Estoque Wagon Sport Car, Lagi-Lagi Mengincar Ferrari!



Belum saja Estoque masuk dalam jalur produksi, tim desainer dari Car & Driver sudah berpikir, bagaimana bentuk Estoque Wagon nanti yang akan bersaing dengan Ferrari FF!

Bisa dibilang, Lamborghini tidak asing dengan estate, contohnya adalah Lamborghini Faena, yang sayangnya…tidak ditanggapi positif oleh Lamborghini dan hanya berakhir di museum Lamborghini

Melihat bahwa Lamborghini sekarang berada satu grup dengan Porsche, bisa saja nanti Lamborghini membuat Estoque berbasis dari Porsche Panamera, dan bersama Aventador, pastinya bisa menjadi sumber uang baru untuk Volkswagen Group!
Sumber : Car & Driver

10 KeDahsyatan Mobil Sport Alfa Romeo 4C,

10 KeDahsyatan Mobil Sport Alfa Romeo 4C,



Oke, saya akan jujur kepada anda : Saya jatuh cinta dengan Alfa Romeo 4C!
Dari dulu saya selalu memikirkan, kapan Alfa Romeo memiliki sportcar indah yang kencang, memiliki handling yang baik serta memiliki penggerak roda belakang, dan tentu saja…memiliki harga yang masuk akal

Bukankah ada Alfa Romeo Brera? Meskipun harga & performanya bagus, Brera memakai penggerak 4WD Torsen yang meskipun stabil, namun kurang memberikan rasa “Alfa Romeo” klasik yang membuat banyak orang tergila-gila pada Alfa Romeo
Ini dia 10 alasan, mengapa saya, jatuh cinta terhadap sportcar kompak pesaing Porsche Cayman ini!

Merupakan Saudara 8C
Alfa Romeo 8C adalah salah satu supercar yang paling diidam-idamkan oleh penggemar Alfa Romeo atau supercar Italia. Dengan desain indah, mesin yang berasal dari Maserati GranTurismo, serta kabin yang benar-benar cantik, siapa yang tidak mengaguminya? Sayangnya…karena kuantitas yang terbatas serta harganya yang benar-benar mahal, membuat banyak Alfisiti tidak dapat merasakan sensasi membius dari 8C

Beruntunglah, Alfa membuat 4C seperti 8C, seperti penggunaan serat karbon & alumunium di body & sasis, serta tentunya penggerak roda belakang. Yang lebih menyenangkan lagi : 4C direncanakan akan dibuat massal!

Bobot Yang Ringan
Salah satu kelebihan utama yang legendaris dari Alfa Romeo adalah memiliki handling yang (sangat) baik, dan salah satunya didapatkan dari bobot yang ringan. Namun, tidak seperti Alfa Romeo klasik, sekarang produk-produknya, seperti Brera & GTA, memiliki bobot yang relatif berat. Melihat banyak keinginan agar Alfa memiliki sportcar ringan, akhirnya terwujudlah 4C, yang memiliki rasio tenaga & berat yang impresif, 4kg/hp! Ini berkat bobot ringan (hanya 850kg!) dari penggunaan bahan baku serat karbon untuk body & alumunium untuk sasis

RWD
Selain bobot yang ringan, penggerak roda belakang adalah salah satu ciri khas sportcar Alfa Romeo klasik. Setelah 8C, Alfa memasang penggerak roda belakang kepada 4C. Kombinasi antara bobot yang ringan & RWD, pasti menghasilkan mobil yang nikmat dikendarai, apalagi distribusi bobotnya termasuk ideal, 40% di depan & 60% dibelakang

Berbasis Dari KTM X-Bow
Mungkin banyak yang tidak tahu, bahwa Alfa menggunakan sasis modifikasi dari X-Bow yang dirancang oleh Dallara, membuat dimensi 4C menjadi kompak. Dan anda tahu sendiri kan kemampuan Dallara & X-Bow di dunia balap? Pastinya sasis ini memiliki faedah yang membuat Alfa memasang sasis ini ke 4C

Sistem Suspensi Yang Mantap
Bobot yang ringan, penggerak RWD & sasis yang baik tentunya masih belum cukup untuk membuat 4C menjadi sportcar “Alfa Romeo Sejati” tanpa suspensi yang bagus. Untuk itu akhirnya Alfa memasang suspensi revolusioner, McPherson Quadrilateral di depan & belakang. Membuat pengendalian 4C dipastikan akan impresif & responsif

Mesin Kompak Bertenaga
Inilah alasan mengapa Alfa menamakan sportcar terbarunya bernama 4C, karena Alfa membenamkan mesin kuat 4 silinder turbo berkapasitas 1750cc dari Alfa Romeo Giulietta Q, yang memakai teknologi canggih seperti Direct Fuel Injection, Dual Continuously Variable Valve Timing, serta kontrol turbocharger yang khusus, agar mencegah turbo lag. Belum lagi, tenaga yang lebih dari 200hp itu disalurkan melalui transmisi dual kopling Alfa TCT yang baru saja dipakai oleh Alfa Romeo MiTo

Desain Yang Cantik
Oke, mungkin anda akan melihat garis-garis desain dari Giulietta pada 4C, namun itu bukanlah hal yang buruk bukan? Alfa Romeo yang (selalu) memiliki desain keren yang khas, lagi-lagi memperlihatkan pada produsen lain, bagaimana caranya membuat sportcar menjadi anggun, eksotis & tetap memiliki ciri khas

Harga Yang Kompetitif
45.000 euro mungkin bukanlah harga yang murah. Hey, tapi ini kan bukan mobil sedan atau minivan? Harga segitu, dengan segala kelebihan & nama besar Alfa, tentunya lebih menarik banyak orang dibanding Porsche Cayman atau Nissan 370Z. Belum lagi varian Spider yang (bisa dipastikan) akan muncul, membuat ketar-ketir Boxster & 370Z Cabriolet!

Ini adalah Alfa, Alfa Romeo
Dengan sejarah, ciri khas & desain yang legendaris, bahkan seorang Jeremy Clarkson & James May dari Top Gear pun berani berkata : Anda bukanlah seorang penggemar mobil sejati, jika belum pernah memiliki atau mengendarai Alfa Romeo. Masuk diakal memang, jika melihat bahwa (hampir) setiap Alfa Romeo, memiliki keunikan tersendiri dibanding mobil-mobil lainnya!
Jadi, wajar bukan…jika saya jatuh cinta terhadap Alfa Romeo 4C?

Sabtu, 16 April 2011

Chevrolet Corvette Z06 Centennial Modifikasi Edition 2012, Rayakan 100 Tahun Nama Sang Legenda

Chevrolet Corvette Z06 Centennial Modifikasi Edition 2012, Rayakan 100 Tahun Nama Sang Legenda



Corvette? Meskipun sportcar kebanggan negara Adidaya ini kencang & keren, tapi bukankah tema bulan ini di Pedal2theMetal adalah “Eksotis & Supercar”? Tenang dulu…Kali ini saya akan mengulas tentang Corvette edisi spesial, yang dibuat Chevrolet dalam rangka merayakan peringatan 100 tahunnya nama Corvette dalam dunia otomotif

Nama Corvette memang tidak dapat lepas dari Amerika. Bisa dibilang, selain Viper, hanya Corvette-lah yang membuat nama Amerika & Chevrolet berkibar di arena sportcar & balap dan bersaing dengan pabrikan supercar lain seperti Ferrari & Lamborghini. Coba anda tanya pada pemerhati dunia otomotif dimanapun, siapa sih yang tidak kenal Corvette?

Karena itulah, Chevrolet mengeluarkan edisi spesial bernama “Centennial Edition” yang uniknya, disediakan dalam seluruh model Corvette, dari versi Grand Sport, Z06 & ZR1 yang rencananya akan mulai dijual pada awal musim panas tahun ini

Oke, sekarang mungkin anda bertanya-tanya, apa sih uniknya Corvette edisi spesial ini? Yang pertama adalah warna bodynya yang dibalur warna ekslusif Carbon Flash Metallic serta grafis berwarna Satin Black. Membuat wajah Corvette yang sudah intimidatif, menjadi bertambah sangar & sinis. Pastinya Mustang & Charger akan sedikit “sopan” ketika melihat Corvette ini melaju kencang di jalanan!

Selain bodynya, kaki-kaki Corvette pun turut dirombak, seperti velg yang juga berwarna Satin Black berbahan alumunium ringan dengan strip merah berukuran 19″ di depan & 20″ di belakang. Namun, yang benar-benar diincar oleh para fans Corvette adalah sistem suspensi Magnetic Selective Ride Control, suspensi dengan responsifitas tercepat & dibantu pelumas yang dicampur kandungan magnet, agar kontrol & stabilitas Corvette yang terkenal sedikit liar menjadi lebih stabil & responsif

Menambah kesan unik & spesial, interiornya pun dirombak oleh Corvette, seperti logo bergambar pendiri Chevrolet, Louis Chevrolet di setir, serta lapisan interionrya yang menggunakan bahan ekslusif, kulit berwarna Ebony yang membalut setir, kursi, konsol serta tuas perseneling. Uniknya, kursinya sendiri menggunakan aksen mikrofiber berbahan suede yang diambil dari Corvette Carbon Limited Edition

Chevrolet akan memulai pelelangan akan Corvette Z06 Centennial Edition produksi pertama dengan kode produksi “00001″ di acara pelelangan mobil terkenal, Barrett-Jackson di West Palm Beach, Florida pada tanggal April 9 2011. Hasil pelelangannya sendiri akan disumbangkan kepada Austin Hatcher Foundation, yayasan kepedulian akan penyandang kanker yang menyerang anak-anak

Kencang, unik & terbatas.  ““Eksotis & Supercar””

Guild N One Modifikasi Toyota Supra D1/MSC, Konversi Mobil Toyota Terkeren!




Sewaktu di even Drift yang diselenggarakan MSC, Manabu Orido datang dengan mobil yang benar-benar unik, Celica berwarna putih. Heh? Celica di event drift?



Melihat tampang depannya, memang terlihat seperti Celica generasi terakhir, namun siluet dari sampingnya menunjukan bahwa ini bukan Celica, tapi….


…Supra JZX80!


Ya, Supra milik salah satu panitia di MSC ini dengan sukses mengadopsi front-end milik Celica. Guild N One, rumah modifikasi serta R/C drift yang bertanggung-jawab akan konversi ini membuat 1 set body-kit spesial hanya untuk Supra yang membuat penyegaran akan tampang Supra yang “itu itu saja”


Sekilas, jika melihat Supra bertenaga 600hp ini, saya jadi teringat akan Ridox Supra. Mungkinkah karena desainernya sama? atau ada campur tangan Max Orido disini? Yang jelas, hasilnya sangat rapih serta terlihat fungsional, karena selain menjadi kendaraan pribadi, pemiliknya juga memakai Supra ini di kejuaraan MSC Street Legal, yang mengharuskan mobilnya harus dapat sesuai dengan regulasi lalu-lintas Jepang


Velg Advan AVS T7 berukuran 18″ warna emas yang dibalut ban Yokohama Advan Neova AD-07 sangat serasi dengan warna putih mobil. Apalagi ketinggian mobil direduksi berkat kombinasi suspensi mahal TRD Adjustable serta Ikeya Formula, menghasilkan formula yang sangat terlihat “Jepang”


Di buritannya, GT Wing besar serta diffuser dari karbon buatan Guild N One makin menunjukan bahwa ini bukan Supra biasa. Belum lagi knalpot custom Titanium berukuran 130mm, pasti suara mesin 2JZ-GTE yang dibantu turbo Trust T-88-33D ini sangar!


Jadi, konversi front-end mobil tidak hanya berlaku untuk Nissan seperti Sileighty atau “Strawberry Face” yang menggunakan bagian Silvia S15, tapi juga Toyota Supra & Celica!

Spesifikasi

Guild N One Toyota Supra D1/MSC drift car

Mesin: Toyota 2JZ-GTE 3.0 ltr engine, Trust exhaust manifold with custom turbine bracket, Trust T-88-33D turbo and external wastegate, Trust 100mm front pipe, Sard 80mm catalyst, custom 80/100/130mm titanium exhaust, HPI cone filter, Custom 100mm aluminium intake pipe (painted blue), Trust intercooler and 80/90mm piping, custom intercooler spray Koyo aluminium radiator mounted lower in engine bay, Custom radiator hoses, ORC air separator tanks for radiator and power steering, Trust oil cooler, Nissan R34 GT-R in-tank fuel pump, Sard fuel regulator, Six Sard 800cc injectors, HKS F-Con V Pro ECU, Nutec oil

Tenaga Maksimum: 600bhp@7000rpm (1.4bar boost)
Torsi Maksimum: 506lb/ft@5500rpm (1.4bar boost)

Transmisi: Standard Getrag six-speed manual gearbox, ORC twin-plate clutch, ATS limited-slip differential.

Suspensi: TRD adjustable suspension kit, 18kg/mm front springs, 10kg/mm rear springs, Ikeya Formula fully adjustable suspension links, Ikeya Formula brushes, Ikeya Formula rear strut bar, Guild N One custom front strut bar with reinforcement braces.

Rem: Project Mu four-pot front callipers, Project Mu 345mm two-piece slotted front discs, Project Mu D1 spec pads, Project Mu barided brake lines.

Velg & Ban: Yokohama AVS T7 9.5x18in wheels with Yokohama Advan Neova AD-07 265/35×18 tyres

Eksterior: One off body conversion by Guild N One, custom stiffened Guild N One front wings with bracing, Guild N One front bumber, Toyota Celica headlights, Guild N One aero bonnet (reinforced with metal frame), carbon-look Ganador side mirrors, Guild N One sideskirts, Guild N One rear bumper, blended over-fenders, rear diffuser and carbon GT wing, custom MSD/DL-SL decals.

Interior: Cusco bolt-in roll cage with custom padding, stripped out rear seats and boot, racing steering wheel, Works Bell snap-off boss, racing bucket drivers seat, HPI harness, Recaro reclining passenger seat, TRD main dash instrumentation, carbon-look dash, HKS EVC boost controller, Défi Link display, Défi main control unit, dash-mounted HKS F-Con V Pro ECU, Sard gauges (exhaust temp, water temp, oil temp, oil pressure). custom gauge pod, GReddy turbo timer, Veilside shift knob, Cusco Fly-off handbrake button, custom battery enclosed behind driver, Kenwood Z505 CD head unit.
Sumber : Guild N One Japan

Jumat, 15 April 2011

RaceBreedImport Sportcar BNR32, The Blue Godzilla Extreme modifikasi!

RaceBreedImport Sportcar BNR32, The Blue Godzilla Extreme modifikasi!



Knut Erik Flomark merupakan pemilik RaceBreedImport, importir mobil-mobil Jepang di Norwegia. Setelah dia bertahun-tahun memiliki mobil-mobil JDM seperti Subaru Impreza & Evo, akhirnya dia memutuskan untuk membeli Skyline pertamanya, dan berencana untuk membuatnya menjadi mobil khusus sirkuit


Setelah menimbang-nimbang Skyline mana yang ingin dia beli, akhirnya dia memutuskan untuk mendatangkan sebuah BNR32 ex-demo car Veilside. Sayangnya, Skyline yang awalnya berwarna Gun Gray Metallic ini ternyata memiliki banyak masalah, terutama di sisi mesinnya

Akhirnya, dengan terpaksa Knut mengganti mesin RB26 dengan mesin spek balap legendaris, OS Giken RB30 bertenaga 550hp berkat turbo dari Turbonetics bertekanan 1.2 bar (17.4 psi)

Agar sejarah bahwa R32 ini adalah bekas mobil demo dari Veilside, Knut tetap memasang bumper depan serta fender dari Veilside. Namun agar daya tekannya makin kuat, maka front splitter & canard serat karbon dari C-West ditambahkan, menemani kap mesin karbon dari Top Secret

Bagian paling “edan” adalah sektor belakangnya, karena diffuser raksasa yang membuat bumper Veilside terlihat garang, apalagi GT Wing dari Top Secret turut membuat daya tekan mobil makin kuat

Untuk sektor kaki-kaki, Knut memasang suspensi khas JDM, Tein Circuitmaster Super Racing dan dikombinasikan dengan Whiteline. Dan untuk velgnya, Ultralite berukuran 17″ untuk depan & 18″ di belakang menemani rem kuat BBK dari HiSpec

Semua bagian-bagian tidak penting dilepas di kabinnya, agar membuat ringan. Rollcage dari Cusco yang menemani jok balap Cobra serta setir Momo, membuat kesan siap balap makin kuat. Apalagi, beberapa indikator – indikator dipasang di dashboard yang sudah dipasang tuas transmisi Ikeya Formula, membuat keadaan mobil jadi bisa dipantau

Dengan segala ubahan itu, pastinya Knut semakin suka memakai Skyline ini di sirkuit, dan membuat nama RaceBreedImport semakin dikenal!
Sumber : GTROC Forum